Di Indonesia trading forex secara online merupakan hal yang “baru” marak digemari. Salah satu platform trading forex yang tengah ramai dilirik yaitu Olymp Trade. Pasalnya, Olymp Trade menawarkan keuntungan yang menggiurkan, memiliki banyak opsi komoditas, dan juga kemudahan penggunaan yang ditawarkan. Namun, banyak juga yang bertanya, apakah Olymp Trade aman digunakan untuk trading?

Pasalnya, masih banyak mispersepsi soal Olymp Trade, yang merupakan platform investasi baru di Indonesia. Terlebih lagi, kebanyakan yang berinvestasi di Olymp Trade adalah para pemula sehingga menjadi lumrah jika ada anggapan miring perihal ini. Padahal, Olymp Trade adalah platform trading yang aman, terlebih yang sudah lihai menganalisis forex, valuta asing, dan lain sebagainya. Berikut ini adalah alasan mengapa Olymp Trade aman sebagai platform trading:

1. Olymp Trade tergabung dalam FinaCom

Jika masih mempertanyakan apakah Olymp Trade aman untuk berinvestasi, jawabannya adalah iya, aman. Pasanya, Olymp Trade adalah anggota yang terdaftar di FinaCom (International Financial Commision). Untuk menjadi anggota FinaCom, maka sebuah platform trading harus memenuhi banyak kategori, mulai dari kecepatan performance, performa konsisten, reliabilitas, akurasi platform, dan lain sebagainya.

Kemudian, anggota yang terdaftar pada FinaCom, termasuk Olymp Trade juga memperoleh Sertifikasi Verify My Trade. Tentu saja hal tersebut menepis anggapan jika Olymp Trade adalah platform investasi yang meragukan. Dalam hal legalitas di Indonesia, Olymp Trade tidak masuk dalam kewenangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Melainkan, Olymp Trade masuk dalam ranah dunia perdagangan berjangka yang dipayungi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Pasalnya, Olymp Trade memperdagangkan aset atau komoditas investasi dalam mencari selisih jual dan beli.

Namun, hingga saat ini, Olymp Trade memang belum diakui oleh Bappebti meskipun Olymp Trade masuk dalam kategori A dari FinaCom. Oleh karena itu, jika masih ada yang bertanya apakah Olymp Trade aman, maka platform ini dinilai cukup aman. Meskipun pengguna tetap harus berhati-hati jika ada oknum yang menawarkan keuntungan yang tinggi tanpa adanya resiko yang didapat.

2. Akun Terdaftar Dilindungi Protokol KYC

Pada Olymp Trade, terdapat verifikasi yang dinamakan KYC. Tujuan adanya verifikasi yaitu agar memastikan apakah pengguna tersebut adalah pemilik akun yang sesungguhnya. Dengan adanya prosedur ini pula, mencegah adanya para penipu yang mengaku sebagai “seseorang” yang siap trading untuk pengguna tertentu. Tentunya hal ini membahayakan karena ditakutkan adanya penipuan dan pengguna tersebut mengalami kerugian.

3. Adanya Proses Verifikasi ketika Penarikan Dana

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, jika setiap akun pengguna Olymp Trade akan diverifikasi. Proses verifikasi tersebut untuk memastikan apakah benar ada sejumlah uang yang didepositokan sebagai modal investasi dan juga memastikan apakah ada uang yang ditarik ke dan dari rekening akun yang dimiliki pengguna.

Proses ini mewajibkan pengguna untuk mengirimkan bukti alamat, pembayaran, dan juga konfirmasi sumber dana. Dengan adanya proses tersebut, Olymp Trade berusaha untuk melindungi para penggunanya dari penipuan. Penarikan dana biasanya diproses selama maksimal 5 hari kerja. Jadi, ketika pengguna belum juga mendapatkan pengembalian, pengguna tersebut diperbolehkan untuk melakukan komplain.

4. Terdapat Limit yang Ditetapkan

Olymp Trade menetapkan limit untuk menjaga keamanan dana yang dimiliki penggunanya. Misalnya, di seluruh akun, baik starter, advanced, maupun expert dilarang melakukan trading di atas volume atau nominal tertentu. Kemudian, pada asset tertentu, dilarang trading di atas limit yang sudah ditentukan.

5. Adanya Autentikasi Dua Faktor

Jika pengguna menginginkan keamanan lebih, maka bisa mengaktifkan autentikasi dua faktor. Fiur ini memungkinkan pengguna untuk menghentikan akses pada akun Olymp Trade tanpa izin. Jika pengguna telah mengaktifkan fitur ini, maka ketika pengguna login ke akun Olymp Trade yang sudah didaftarkan, pengguna tersebut akan mendapatkan kode verifikasi SMS.

Atau, pengguna juga bisa menggunakan aplikasi autentikasi Google dengan memasukkan kode yang tertera. Setelah melakukan autentikasi dua faktor, maka pengguna bisa mengakses akun Olymp Trade dengan lebih aman.

6. Memiliki Rekam Jejak yang Baik

Jika di Indonesia Olymp Trade baru saja populer, namun sebenarnya keberadaannya sudah ada sejak tahun 2014 yang dikelola oleh Industries Ltd. Perusahaan tersebut sudah terdaftar secara resmi dan legal untuk beroperasi. Kemudian, perusahaan tersebut juga memiliki rekam jejak yang baik dengan mampu menjaring banyak trader setiap tahunnya.

Selain itu, Olymp Trade juga menyabet banyak awards bergengsi, seperti award sebagai “Best FX Trading Broker” 2020 pada Forex Expo. Selanjutnya, ada award sebagai “Best Customer Service” dan Best Mobile Trading Platform tahun 2019 oleh Global Brand Awards, dan banyak penghargaan lainnya.

Jadi, jika masih ada yang bertanya apakah Olymp Trade Aman, jawabannya adalah aman. Pasalnya, Olymp Trade terdaftar dalam FinaCom, memiliki protokol keamanan yang ketat, hingga memiliki rekam jejak yang baik. Namun, bagi pemula, hendaknya tetap berhati-hati dalam melakukan trading dan hindari memberikan informasi akun pada siapa pun.

Similar Posts